- Script: scripts/generate-marp-slides.py - Output: slides/marp/slide-bab-01.md ... slide-bab-18.md - 14-15 slides per bab, struktur: Cover, Reader Outcome, Pemantik, Model Utama (Mermaid), Definisi Kunci, Konsep Inti (2 slides), Salah Kaprah, Studi Kasus, Template A.N, Rangkuman, Final Statement, Latihan + Menuju Bab - Theme: Gaia invert, warna: gold headers, teal h2, sky blue h3
229 lines
8.5 KiB
Markdown
229 lines
8.5 KiB
Markdown
---
|
||
marp: true
|
||
theme: gaia
|
||
class: invert
|
||
paginate: true
|
||
header: "BAB 6 — Sistem Informasi dalam Fungsi Bisnis"
|
||
footer: "Helmi Bahar Alim, S.Kom., M.Kom. | Universitas Putra Bangsa — Kebumen"
|
||
style: |
|
||
section {
|
||
font-family: 'Segoe UI', Helvetica, sans-serif;
|
||
font-size: 21px;
|
||
}
|
||
h1 { color: #ffd166; }
|
||
h2 {
|
||
color: #06d6a0;
|
||
border-bottom: 2px solid #06d6a060;
|
||
padding-bottom: 4px;
|
||
}
|
||
h3 { color: #8ecae6; }
|
||
blockquote {
|
||
border-left: 4px solid #ffd166;
|
||
background: #ffffff15;
|
||
padding: 0.5em 1em;
|
||
font-style: italic;
|
||
}
|
||
table { font-size: 18px; width: 100%; }
|
||
th { background: #06d6a040; }
|
||
code { background: #ffffff20; }
|
||
.lead h1 { font-size: 2em; color: #ffd166; }
|
||
.lead h2 { font-size: 1.3em; border: none; color: #e0e0e0; }
|
||
.bagian { font-size: 0.8em; color: #8ecae6; letter-spacing: 1px; }
|
||
.lead p { font-size: 0.9em; color: #c0c0c0; }
|
||
---
|
||
<!-- _class: lead invert -->
|
||
|
||
# BAB 6
|
||
## Sistem Informasi dalam Fungsi Bisnis
|
||
|
||
<p class="bagian">III — SI dalam Proses Bisnis</p>
|
||
|
||
**Level:** Menengah
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## Reader Outcome
|
||
|
||
> Pembaca mampu menganalisis kontribusi spesifik SI pada empat fungsi bisnis utama dan mengidentifikasi potensi manfaat serta risiko pemanfaatannya
|
||
|
||
| Info | Detail |
|
||
|------|--------|
|
||
| **Bagian** | III — SI dalam Proses Bisnis |
|
||
| **Level** | Menengah |
|
||
| **Sub-topik** | 7 konsep inti |
|
||
|
||
|
||
---
|
||
<!-- _class: invert -->
|
||
|
||
## Pertanyaan Pemantik
|
||
|
||
Pada Bab 5, Anda menyusun tabel kebutuhan informasi menggunakan Template A.5 — merinci informasi apa yang dibutuhkan oleh masing-masing level manajemen, dalam format apa, dan untuk keputusan apa. Tabel itu dengan cepat mengungkap satu kenyataan: kebutuhan informasi manajerial bersumber dari aktivitas yang tersebar di berbagai fungsi bisnis.
|
||
|
||
---
|
||
|
||
_Bagaimana sistem informasi secara spesifik mendukung setiap fungsi bisnis — pemasaran, keuangan, SDM, dan operasi — dan mengapa integrasi antar-fungsi lebih penting daripada kecanggihan sistem di masing-masing fungsi?_
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## Model Utama — Gambar 6.1
|
||
|
||
```mermaid
|
||
graph TD
|
||
CORE["️ Core Data<br/>Organization"]
|
||
MKT[" SI Pemasaran<br/>(CRM, Analitik)"]
|
||
FIN[" SI Keuangan<br/>(Akuntansi, Forecasting)"]
|
||
HRM[" SI SDM<br/>(HRIS, People Analytics)"]
|
||
OPS["️ SI Operasional<br/>(Inventory, Supply Chain)"]
|
||
DEC["Pengambilan Keputusan<br/>Manajerial"]
|
||
|
||
CORE --> MKT
|
||
CORE --> FIN
|
||
CORE --> HRM
|
||
CORE --> OPS
|
||
MKT <--> DEC
|
||
FIN <--> DEC
|
||
HRM <--> DEC
|
||
OPS <--> DEC
|
||
MKT <-.->|"data pelanggan ↔ data stok"| OPS
|
||
FIN <-.->|"data biaya ↔ data produksi"| OPS
|
||
HRM <-.->|"data workforce ↔ data kampanye"| MKT
|
||
FIN <-.->|"budget ↔ hiring plan"| HRM
|
||
|
||
style CORE fill:#1a5c4a,color:#ffffff
|
||
style MKT fill:#1a5c4a,color:#ffffff
|
||
style FIN fill:#1a5c4a,color:#ffffff
|
||
style HRM fill:#1a5c4a,color:#ffffff
|
||
style OPS fill:#1a5c4a,color:#ffffff
|
||
style DEC fill:#1a5c4a,color:#ffffff
|
||
```
|
||
|
||
**Ekosistem SI Lintas Fungsi Bisnis: empat SI fungsional terhubung ke satu sumber data organisasi dan saling bertukar informasi untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial.**
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## Definisi Kunci
|
||
|
||
**Sistem Informasi Fungsional**
|
||
Sistem informasi yang dirancang untuk mendukung aktivitas dan pengambilan keputusan dalam satu fungsi bisnis spesifik — pemasaran, keuangan, SDM, atau
|
||
|
||
> _Manajer perlu memahami kemampuan dan keterbatasan SI di fungsinya sendiri, sekaligus mengetahui bagaimana SI di fungsi lain memengaruhi keputusan lintas departe_
|
||
|
||
**Silo Informasi**
|
||
Kondisi di mana data dan informasi terisolasi di dalam satu departemen atau sistem, tidak dapat diakses atau dimanfaatkan oleh fungsi bisnis lain (Lau
|
||
|
||
> _Silo adalah penyebab utama duplikasi data, keputusan yang terlambat, dan konflik antar-departemen yang sebenarnya bisa dicegah jika informasi mengalir secara tr_
|
||
|
||
**KPI Informasi**
|
||
Indikator kinerja yang mengukur sejauh mana sistem informasi di suatu fungsi menghasilkan output yang tepat waktu, akurat, dan *actionable* bagi penga
|
||
|
||
> _Tanpa KPI informasi, manajer tidak punya cara objektif untuk mengukur apakah SI di unitnya benar-benar berkontribusi pada kinerja bisnis atau hanya menjadi beba_
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## Konsep Inti — Bagian 1
|
||
|
||
- **1.** SI Pemasaran: CRM, Analitik Kampanye, dan Personalisasi
|
||
- **2.** SI Keuangan: Akuntansi, Peramalan, dan Manajemen Kas
|
||
- **3.** SI SDM: HRIS, Rekrutmen Digital, dan *Performance Management*
|
||
- **4.** SI Operasional: Inventory, Supply Chain, dan Quality Control
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## Konsep Inti — Bagian 2
|
||
|
||
- **5.** Sinergi Lintas Fungsi: Mengapa Silorisasi Berbahaya
|
||
- **6.** KPI Informasi per Fungsi
|
||
- **7.** Otomasi Proses Berbasis AI dalam Konteks Fungsi Bisnis
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## ⚠️ Salah Kaprah
|
||
|
||
> ⚠️ _"Setiap fungsi bisnis cukup punya sistemnya sendiri"_
|
||
|
||
↳ SI fungsional harus dirancang sebagai bagian dari ekosistem, bukan entitas mandiri.
|
||
|
||
> ⚠️ _"SI SDM itu hanya untuk absensi dan penggajian"_
|
||
|
||
↳ Manajer SDM perlu memandang HRIS sebagai platform *people analytics* yang mendukung keputusan strategis *workforce* — bukan sekadar alat administrasi.
|
||
|
||
> ⚠️ _"Otomasi = menggantikan pegawai, bukan membantu manajer"_
|
||
|
||
↳ Otomasi yang dirancang dengan baik tidak mengecilkan peran manusia — ia memperbesar kapasitas manusia untuk melakukan pekerjaan yang hanya manusia yang bisa lak
|
||
|
||
> ⚠️ _"*Marketing analytics* hanya untuk perusahaan *e-commerce* besar"_
|
||
|
||
↳ Mulailah dari data yang sudah ada.
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## Studi Kasus
|
||
|
||
📊 **Dasar:** BCA — Integrasi SI dari *Front Office* hingga *Back Office*
|
||
|
||
**Sumber:** Laudon & Laudon (2022); Stankovska et al. (2022) Bank BCA pada awal 2000-an menghadapi sistem informasi terfragmentasi. Setiap cabang memiliki *database* terpisah. Data nasabah tidak tersinkronisasi antar-cabang — seorang nasabah yang mem
|
||
|
||
📊 **Lanjutan:** Walmart — SI Rantai Pasokan yang Meredefinisi Industri
|
||
|
||
**Sumber:** Laudon & Laudon (2022); Turban et al. (2021) Pada 1980-an, industri ritel global mengandalkan model *supplier-driven restocking*: pemasok menentukan kapan dan berapa banyak barang dikirim ke toko. Pengecer (*retailer*) tidak memiliki visi
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## 🔧 Template A.6
|
||
### Peta SI Fungsional Organisasi
|
||
|
||
```
|
||
```
|
||
======================================
|
||
Template A.6 — PETA SI FUNGSIONAL ORGANISASI
|
||
======================================
|
||
Nama Organisasi : ________________________________________
|
||
Industri : ________________________________________
|
||
Jumlah Karyawan : ________________________________________
|
||
Tanggal Penilaian : ________________________________________
|
||
═══════════════════════════════════════════════════════════════
|
||
FUNGSI 1: PEMASARAN
|
||
Sistem yang digunakan : ________________________________________
|
||
Tipe data yang dikelola : ________________________________________
|
||
Level otomasi (1–5) : ____
|
||
Output keputusan utama : ________________________________________
|
||
Terintegrasi dengan : [ ] Keuangan [ ] SDM [ ] Operasi [ ] Tidak ada
|
||
FUNGSI 2: KEUANGAN
|
||
Sistem yang digunakan : ________________________________________
|
||
Tipe data yang dikelola : ________________________________________
|
||
```
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## Rangkuman
|
||
|
||
1. SI fungsional bukan sekadar alat administrasi departemen — ia adalah sumber informasi yang menggerakkan keputusan manajerial di setiap fungsi bisnis.
|
||
2. Empat pilar SI fungsional (pemasaran, keuangan, SDM, operasi) masing-masing memiliki ekosistem data, KPI, dan tingkat otomasi yang berbeda.
|
||
3. Silo informasi antar-fungsi adalah penghancur nilai organisasi yang dampaknya tidak langsung terlihat — ia menumpuk secara perlahan dalam bentuk keputusan terla
|
||
4. KPI informasi harus diukur di setiap fungsi, bukan hanya KPI kinerja operasional.
|
||
5. Otomasi berbasis AI sudah *embedded* di SI fungsional modern: *recommendation engine* di pemasaran, *predictive forecasting* di keuangan, *people analytics* di
|
||
|
||
|
||
---
|
||
<!-- _class: lead invert -->
|
||
|
||
## 🔥 Final Statement
|
||
|
||
> "Organisasi yang kuat bukan yang memiliki fungsi terbaik, melainkan yang memiliki informasi yang mengalir tanpa hambatan di antara semua fungsinya."
|
||
|
||
|
||
---
|
||
## Latihan & Refleksi
|
||
|
||
### 📝 Latihan 6.1 — Peta SI Fungsional (Template A.6)
|
||
|
||
untuk memetakan SI di organisasi yang sama dengan yang Anda analisis pada Bab 1 dan Bab 2 (atau organisasi lain yang Anda pilih).
|
||
|
||
### ➡️ Menuju Bab 7
|
||
|
||
_Bab ini mengungkap bahwa SI fungsional yang terpisah menghasilkan keputusan parsial, dan integrasi lintas fungsi adalah kunci. Tetapi integrasi seperti apa? Bab berikutnya akan membahas *Enterprise Sy_
|
||
|
||
|
||
|
||
---
|