sim-manajement-book/backmatter/glosarium.md
hb_alim 9652061f1c feat: complete manuscript — 18 chapters, 18 worksheets, back matter, audit, and PDF build scripts
- foundation/: MASTER-ANCHOR, BOOK-SPEC, BLUEPRINT, WRITING-TEMPLATE, REFERENCE-BANK
- chapters/: 18 bab (bab-01 s.d. bab-18) + 18 outlines
- worksheets/: 18 worksheet pendamping (A01-A18)
- backmatter/: references, glosarium, indeks, kata-pengantar, tentang-penulis
- scripts/: build-book.ps1, build-worksheets.ps1 (Pandoc + XeLaTeX)
- templates/: book-template.tex (B5, Times New Roman, margin sesuai BOOK-SPEC)
- AUDIT-REPORT.md: Phase 6 consistency audit — all gates passed
- PRINT-GUIDE.md: instruksi lengkap cetak PDF

RTI-20252 methodology Phase 1-6 complete. Publication-ready.
2026-04-06 05:05:17 +07:00

13 KiB
Raw Blame History

GLOSARIUM

Seluruh istilah yang didefinisikan secara formal (📌) di setiap bab, disusun alfabetis. Nomor bab menunjukkan di mana istilah pertama kali didefinisikan.


AI (Artificial Intelligence) — Sistem komputasi yang mampu mengenali pola, membuat prediksi, memahami bahasa, dan mendukung atau mengotomasi pengambilan keputusan. Manajer perlu memahami apa yang AI bisa dan tidak bisa lakukan. → Bab 17

Analitik Prediktif (Predictive Analytics) — Penggunaan teknik statistik, machine learning, dan data mining untuk mengidentifikasi pola dari data historis dan memproyeksikan kemungkinan di masa depan. → Bab 7

AS-IS vs TO-BE — AS-IS: model proses yang berjalan saat ini, dipetakan apa adanya. TO-BE: model proses yang diinginkan di masa depan, dirancang untuk mengeliminasi inefisiensi. → Bab 10

Bias Algoritmik — Kecenderungan sistematis dalam output AI yang menghasilkan hasil tidak adil, biasanya karena data training yang bias. AI mewarisi bias historis dari data yang digunakan untuk melatinya. → Bab 17

BPMN (Business Process Model and Notation) — Standar notasi internasional dari OMG untuk memodelkan proses bisnis menggunakan simbol-simbol formal: event, activity, gateway, dan sequence flow. → Bab 10

Bounded Rationality (Rasionalitas Terbatas) — Konsep bahwa manusia tidak bisa sepenuhnya rasional karena keterbatasan informasi, waktu, dan kemampuan kognitif — sehingga cenderung mencari solusi yang "cukup baik." → Bab 6

Business Case — Dokumen yang merangkum justifikasi investasi SI: masalah yang diselesaikan, alternatif yang dievaluasi, biaya, manfaat, risiko, dan rekomendasi. "Proposal" dalam bahasa bisnis, bukan spesifikasi teknis. → Bab 14

Business Intelligence (BI) — Kombinasi teknologi, proses, dan praktik yang mengubah data mentah menjadi informasi bermakna yang dapat ditindaklanjati untuk pengambilan keputusan. → Bab 7

Business Rules (Aturan Bisnis) — Kebijakan, prosedur, atau constraint yang harus diimplementasikan dalam logika SI — misalnya: "approval kredit di atas Rp 100 juta harus melalui Direksi." → Bab 11

Balanced Scorecard (BSC) — Kerangka evaluasi kinerja yang melihat dari empat perspektif: Financial, Customer, Internal Business Process, dan Learning & Growth. → Bab 14

Change Champion — Individu di dalam organisasi yang secara aktif mendukung perubahan, membantu rekan kerja beradaptasi, dan menjadi jembatan antara tim proyek dan pengguna akhir. → Bab 13

Cloud-Native Organization — Organisasi yang merancang dan menjalankan seluruh sistem informasinya di atas infrastruktur cloud tanpa server fisik on-premise sebagai sistem utama. → Bab 18

Conceptual Design (Perancangan Konseptual) — Tahap perancangan SI yang berfokus pada "apa" yang harus dilakukan sistem — fungsionalitas, alur data, dan output yang diharapkan — bukan "bagaimana" secara teknis. → Bab 11

Critical Success Factor (CSF) — Faktor kunci yang harus berjalan dengan baik agar organisasi mencapai tujuannya. Teknik Rockart (1979) untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi top management. → Bab 9

Dark Data — Data yang dikumpulkan dan disimpan organisasi tetapi tidak pernah dianalisis atau digunakan untuk pengambilan keputusan — biasanya mencakup 6073% dari total data yang dimiliki. → Bab 5

Data Warehouse — Repositori data terpusat yang mengkonsolidasikan data dari berbagai sumber operasional ke dalam format yang dioptimalkan untuk analisis dan pelaporan, bukan untuk transaksi. → Bab 7

DDDM (Data-Driven Decision Making) — Pendekatan pengambilan keputusan yang mengutamakan bukti data terverifikasi di atas intuisi atau kebiasaan semata. → Bab 6

Design Brief — Dokumen terstruktur (idealnya satu halaman) yang merangkum spesifikasi konseptual SI. Proyek dengan design brief formal memiliki rework rate 35% lebih rendah. → Bab 11

Digitalisasi (Digitalization) — Proses menggunakan teknologi digital untuk mengubah proses bisnis yang ada — meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan kualitas. Mengubah "cara kerja" tetapi belum "apa yang dikerjakan." → Bab 16

Digitisasi (Digitization) — Proses mengubah informasi dari format analog ke format digital tanpa mengubah proses atau model bisnis. Level paling dasar dari transformasi digital. → Bab 16

DSS (Decision Support System) — Sistem informasi interaktif yang membantu manajer dalam pengambilan keputusan semi-terstruktur dan tidak terstruktur dengan menyediakan akses data, model analitik, dan tools simulasi. → Bab 6

Ekosistem Digital (Digital Ecosystem) — Model bisnis di mana organisasi beroperasi sebagai bagian dari jaringan yang saling terhubung dan value diciptakan melalui interaksi dalam ekosistem, bukan produksi internal saja. → Bab 18

ERP (Enterprise Resource Planning) — Sistem terintegrasi yang mengelola proses bisnis inti — keuangan, produksi, procurement, SDM — dalam satu database terpusat. → Bab 4

ETL (Extract, Transform, Load) — Proses mengekstrak data dari berbagai sumber, mentransformasikannya ke format standar, dan memuatnya ke data warehouse untuk analisis. → Bab 7

Gap Analysis — Perbandingan sistematis antara kondisi aktual dan kondisi yang diinginkan, mengidentifikasi celah yang harus dijembatani melalui intervensi. → Bab 8

Generative AI (GenAI) — Subset AI yang mampu menghasilkan konten baru — teks, gambar, kode, audio — berdasarkan pola dari data training. Contoh: ChatGPT, Claude. Bisa "berhalusinasi." → Bab 17

Human-in-the-Loop (HITL) — Model di mana AI memberikan rekomendasi atau analisis, tetapi keputusan akhir tetap di tangan manusia. Model paling aman untuk keputusan berdampak pada manusia. → Bab 17

Information Gap — Selisih antara informasi yang tersedia dalam SI saat ini dengan informasi yang sesungguhnya dibutuhkan untuk pengambilan keputusan. 65% fitur SI yang dibangun tidak pernah digunakan. → Bab 9

Information Requirement (Kebutuhan Informasi) — Spesifikasi tentang informasi apa yang dibutuhkan, oleh siapa, dalam format apa, seberapa sering, dan untuk keputusan apa. → Bab 9

Integrasi Data (Data Integration) — Proses menggabungkan data dari berbagai sumber dan sistem menjadi satu pandangan yang konsisten, akurat, dan dapat diakses. → Bab 4

IT Governance (Tata Kelola TI) — Kerangka tanggung jawab yang memastikan investasi TI menghasilkan nilai bisnis, mengelola risiko TI, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Governancemanagement. → Bab 15

Keputusan Terstruktur (Structured Decision) — Keputusan yang mengikuti prosedur baku, berulang, dan dapat diotomasi karena memiliki kriteria dan data yang jelas. → Bab 6

Keselarasan Strategis SI (Strategic Alignment) — Tingkat kesesuaian antara strategi bisnis organisasi dengan strategi, investasi, dan deployment sistem informasinya. → Bab 2

Keunggulan Kompetitif Berbasis Informasi (Information-Based Competitive Advantage) — Kemampuan organisasi untuk membuat keputusan yang lebih baik dan lebih cepat dari pesaing karena kualitas informasi dan kecepatan pemrosesannya. → Bab 1

KPI Informasi (Information KPI) — Indikator kinerja yang mengukur sejauh mana SI menghasilkan output yang tepat waktu, akurat, dan actionable bagi pengambil keputusan. → Bab 3

Kualitas Data (Data Quality) — Tingkat di mana data memenuhi empat dimensi utama: akurasi, kelengkapan, konsistensi, dan ketepatan waktu. → Bab 5

Manajer sebagai Orchestrator — Peran manajerial masa depan di mana manajer mengoordinasikan data, sistem AI, manusia, dan mitra ekosistem untuk menciptakan value. → Bab 18

Manajemen Perubahan (Change Management) — Pendekatan terstruktur untuk membantu individu, tim, dan organisasi bertransisi dari kondisi saat ini ke kondisi yang diinginkan. Memastikan pengguna mau dan mampu menggunakan sistem baru. → Bab 13

Manfaat Tangible vs IntangibleTangible: manfaat yang dapat dikuantifikasi dalam satuan moneter. Intangible: manfaat nyata tetapi sulit dikuantifikasi langsung. Intangible merupakan 4060% total nilai SI. → Bab 14

Model CIA (Confidentiality, Integrity, Availability) — Tiga pilar keamanan informasi. Confidentiality: hanya yang berhak mengakses. Integrity: tidak diubah tanpa otorisasi. Availability: tersedia saat dibutuhkan. → Bab 15

Otomasi Proses Bisnis (Business Process Automation) — Penggunaan teknologi untuk menggantikan aktivitas manual berulang, membebaskan sumber daya manusia untuk pekerjaan bernilai lebih tinggi. → Bab 3

Platform Economy — Model ekonomi di mana platform digital menciptakan nilai dengan menghubungkan produsen dan konsumen. Network effect: semakin banyak pengguna, semakin bernilai platform. → Bab 16

Portofolio SI (IS Portfolio) — Kumpulan seluruh sistem informasi yang dimiliki organisasi, dievaluasi secara kolektif berdasarkan kontribusi terhadap tujuan bisnis. → Bab 2

Problem Framing — Proses mendefinisikan dan membatasi suatu masalah organisasi secara tepat sebelum mencari solusi — memastikan energi dan sumber daya dialokasikan untuk menyelesaikan masalah yang benar. → Bab 8

Proses Bisnis (Business Process) — Serangkaian aktivitas terstruktur yang saling terkait, dilakukan oleh satu atau lebih aktor, yang menerima input dan menghasilkan output bernilai bagi pelanggan. → Bab 10

ROI Sistem Informasi (IS ROI) — Rasio nilai bisnis yang dihasilkan oleh investasi SI terhadap biaya total kepemilikannya, mencakup manfaat tangible dan intangible. → Bab 2

Root Cause Analysis (Analisis Akar Masalah) — Metode sistematis untuk mengidentifikasi penyebab paling mendasar suatu masalah menggunakan teknik fishbone diagram, 5-Why, atau fault tree analysis. → Bab 8

SaaS / PaaS / IaaS (X as a Service) — Tiga model layanan cloud: SaaS (Software), PaaS (Platform), IaaS (Infrastructure as a Service). Masing-masing memiliki implikasi bisnis berbeda. → Bab 12

Siklus Hidup Data (Data Lifecycle) — Tahapan data dari pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, distribusi, pengarsipan, hingga pemusnahan. → Bab 5

Silo Informasi (Information Silo) — Kondisi di mana data dan informasi terisolasi di dalam satu departemen atau sistem, tidak dapat diakses oleh fungsi bisnis lain. → Bab 3

Sistem Informasi (Information System) — Kombinasi terorganisasi dari orang, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komunikasi, sumber daya data, dan kebijakan yang mengumpulkan, mengubah, dan mendistribusikan informasi dalam organisasi. → Bab 1

Sistem Informasi Fungsional (Functional Information System) — Sistem informasi yang dirancang untuk mendukung aktivitas dan pengambilan keputusan dalam satu fungsi bisnis spesifik. → Bab 3

Sistem Informasi Manajemen (SIM) (Management Information System / MIS) — Sistem yang menyediakan laporan dan ringkasan operasi bisnis secara periodik kepada manajer menengah untuk mendukung pengambilan keputusan. → Bab 1

Sistem Perusahaan (Enterprise System) — Platform terintegrasi — biasanya ERP, CRM, dan/atau SCM — yang menyatukan data dan proses lintas fungsi bisnis. → Bab 4

Stakeholder Analysis — Identifikasi dan pemetaan semua pihak berkepentingan dengan suatu masalah — kepentingan, pengaruh, dan perspektif mereka. → Bab 8

Swimlane Diagram — Diagram alur yang membagi proses berdasarkan aktor menggunakan "jalur renang" horizontal atau vertikal, menunjukkan siapa bertanggung jawab atas aktivitas mana. → Bab 10

Tata Kelola Data (Data Governance) — Kerangka kebijakan, proses, dan tanggung jawab untuk mengelola data sebagai aset organisasi secara konsisten dan akuntabel. → Bab 5

Tata Kelola SI (IT Governance) — Kerangka kebijakan, proses, dan struktur yang memastikan penggunaan SI mendukung dan memperluas strategi organisasi. → Bab 2

TCO (Total Cost of Ownership) — Perhitungan total biaya SI selama siklus hidupnya — mencakup biaya akuisisi, operasional, dan tersembunyi. Organisasi yang tidak menghitung TCO mengalami budget overrun rata-rata 45%. → Bab 12

Transformasi Digital (Digital Transformation) — Perubahan fundamental cara organisasi menciptakan dan mendistribusikan nilai dengan mengintegrasikan teknologi digital ke seluruh aspek bisnis dan budaya organisasi. → Bab 1, diperdalam di Bab 16

User Adoption — Tingkat di mana pengguna akhir benar-benar menggunakan SI baru dalam pekerjaan sehari-hari secara konsisten — bukan sekadar "bisa login." → Bab 13

UU PDP — UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Mengatur pengumpulan, pemrosesan, dan penyimpanan data pribadi di Indonesia. Sanksi: hingga Rp 70 miliar. → Bab 15

Vendor Lock-in — Kondisi ketergantungan pada satu vendor teknologi yang membuat perpindahan ke alternatif lain menjadi sangat mahal dan berisiko. → Bab 4, diperdalam di Bab 12