sim-manajement-book/slides/marp/slide-bab-09.md
hb_alim 54f974f95f feat: generate Marp slides (Gaia theme) untuk semua 18 bab
- Script: scripts/generate-marp-slides.py
- Output: slides/marp/slide-bab-01.md ... slide-bab-18.md
- 14-15 slides per bab, struktur: Cover, Reader Outcome, Pemantik,
  Model Utama (Mermaid), Definisi Kunci, Konsep Inti (2 slides),
  Salah Kaprah, Studi Kasus, Template A.N, Rangkuman, Final Statement,
  Latihan + Menuju Bab
- Theme: Gaia invert, warna: gold headers, teal h2, sky blue h3
2026-04-25 13:19:47 +07:00

221 lines
8.3 KiB
Markdown
Raw Permalink Blame History

This file contains ambiguous Unicode characters

This file contains Unicode characters that might be confused with other characters. If you think that this is intentional, you can safely ignore this warning. Use the Escape button to reveal them.

---
marp: true
theme: gaia
class: invert
paginate: true
header: "BAB 9 — *Business Intelligence* dan Analitik Bisnis"
footer: "Helmi Bahar Alim, S.Kom., M.Kom.  |  Universitas Putra Bangsa — Kebumen"
style: |
section {
font-family: 'Segoe UI', Helvetica, sans-serif;
font-size: 21px;
}
h1 { color: #ffd166; }
h2 {
color: #06d6a0;
border-bottom: 2px solid #06d6a060;
padding-bottom: 4px;
}
h3 { color: #8ecae6; }
blockquote {
border-left: 4px solid #ffd166;
background: #ffffff15;
padding: 0.5em 1em;
font-style: italic;
}
table { font-size: 18px; width: 100%; }
th { background: #06d6a040; }
code { background: #ffffff20; }
.lead h1 { font-size: 2em; color: #ffd166; }
.lead h2 { font-size: 1.3em; border: none; color: #e0e0e0; }
.bagian { font-size: 0.8em; color: #8ecae6; letter-spacing: 1px; }
.lead p { font-size: 0.9em; color: #c0c0c0; }
---
<!-- _class: lead invert -->
# BAB 9
## *Business Intelligence* dan Analitik Bisnis
<p class="bagian">III — SI dalam Proses Bisnis dan Pengambilan Keputusan</p>
**Level:** Lanjutan
---
## Reader Outcome
> Pembaca mampu menginterpretasikan insight dari dashboard BI, membedakan tipe analitik (deskriptif/diagnostik/prediktif/ preskriptif), dan mengevaluasi relevansinya untuk keputusan manajerial
| Info | Detail |
|------|--------|
| **Bagian** | III — SI dalam Proses Bisnis dan Pengambilan Keputusan |
| **Level** | Lanjutan |
| **Sub-topik** | 7 konsep inti |
---
<!-- _class: invert -->
## Pertanyaan Pemantik
Bab 8 memperkenalkan model keputusan Simon dan peran DSS sebagai *co-pilot* manajer. Template A.8 membantu Anda memetakan keputusan organisasi ke dalam tipologi terstruktursemi-terstrukturtidak terstruktur beserta *gap* informasinya. Tetapi pertanyaannya belum terjawab: dari mana *insight* yang mengisi *gap* informasi itu datang?
---
_Bagaimana *Business Intelligence* dan analitik bisnis mengubah data organisasi menjadi *insight* yang bisa ditindaklanjuti — dan mengapa manajer harus memahami perbedaan antara analitik deskriptif, diagnostik, prediktif, dan preskriptif?_
---
## Model Utama — Gambar 9.1
```mermaid
graph LR
DESC["DESKRIPTIF<br/>Apa yang terjadi?"]
DIAG[" DIAGNOSTIK<br/>Mengapa terjadi?"]
PRED[" PREDIKTIF<br/>Apa yang akan terjadi?"]
PRES["PRESKRIPTIF<br/>Apa yang harus dilakukan?"]
DESC -->|"+drill-down"| DIAG
DIAG -->|"+forecasting"| PRED
PRED -->|"+optimization"| PRES
V["← Nilai Rendah ———— Nilai Tinggi →"]
C["← Kompleksitas Rendah ——— Kompleksitas Tinggi →"]
style DESC fill:#d4a574,color:#000000
style DIAG fill:#b5793a,color:#ffffff
style PRED fill:#8c4a1a,color:#ffffff
style PRES fill:#5c2e0a,color:#ffffff
style V fill:#ffffff,stroke:#8c4a1a,color:#8c4a1a
style C fill:#ffffff,stroke:#8c4a1a,color:#8c4a1a
```
**Spektrum Analitik Bisnis: dari deskriptif (nilai rendah, kompleksitas rendah) ke preskriptif (nilai tinggi, kompleksitas tinggi). Gradasi warna mencerminkan peningkatan kematangan.**
---
## Definisi Kunci
**Business Intelligence**
Kombinasi teknologi, proses, dan praktik yang mengubah data mentah menjadi informasi bermakna yang dapat ditindaklanjuti untuk pengambilan keputusan (
> _BI bukan *tools* IT — ia adalah kapabilitas organisasi yang menjadi jembatan antara *data warehouse* dan ruang rapat manajer. Manajer adalah konsumen utama BI, _
**Data Warehouse**
Repositori data terpusat yang mengkonsolidasikan data dari berbagai sumber operasional (ERP, CRM, SCM) ke dalam format yang dioptimalkan untuk analisi
> _Manajer tidak perlu membangun *data warehouse*, tetapi perlu memahami bahwa kualitas *insight* BI bergantung langsung pada kualitas dan kelengkapan data di *war_
**ETL**
Proses mengekstrak data dari berbagai sumber, mentransformasikannya ke format standar, dan memuatnya ke *data warehouse* untuk analisis (Sharda et al.
> _ETL adalah alasan di balik keluhan "'angka di *dashboard* berbeda dari angka di Excel divisi saya." Jika proses transformasi tidak transparan dan tidak terdokum_
---
## Konsep Inti — Bagian 1
- **1.** Ekosistem BI: Dari *Data Warehouse* ke *Insight* Bisnis
- **2.** Arsitektur BI: Mengapa "Angka Tidak Cocok"
- **3.** Empat Tipe Analitik: Dari "Apa" ke "Harus Apa"
- **4.** *Dashboard* sebagai Alat Komunikasi, Bukan Dekorasi
---
## Konsep Inti — Bagian 2
- **5.** Visualisasi Data: Kapan Membantu, Kapan Menyesatkan
- **6.** *Predictive Analytics*: Titik Masuk AI ke dalam BI
- **7.** Keterbatasan BI: Korelasi Bukan Kausalitas
---
## ⚠️ Salah Kaprah
> ⚠️ _"*Dashboard* yang penuh angka = BI yang baik"_
*Dashboard* yang baik menjawab satu pertanyaan keputusan dengan jelas.
> ⚠️ _"BI hanya untuk perusahaan besar dengan *data scientist*"_
↳ BI dimulai dari pertanyaan bisnis yang baik, bukan dari *tools* yang mahal.
> ⚠️ _"Kalau korelasinya tinggi, berarti ada hubungan sebab-akibat"_
↳ Sebelum bertindak berdasarkan korelasi, tanyakan: "Apakah ada variabel ketiga?" dan "Apakah hubungan ini masuk akal secara teori bisnis?" Korelasi yang menginsp
> ⚠️ _"Prediksi AI selalu lebih akurat dari analis manusia"_
↳ Prediksi AI harus diperlakukan sebagai "salah satu *input*" keputusan, bukan jawaban final.
---
## Studi Kasus
📊 **Dasar:** *Dashboard* COVID-19 DKI Jakarta — BI untuk Keputusan Krisis
**Sumber:** Hayati & Rahardjo (2022); Gartner (2023) Maret 2020 — awal pandemi di Indonesia. Data COVID-19 di Jakarta tersebar di rumah sakit, puskesmas, dan laboratorium yang masing-masing menggunakan sistem pencatatan berbeda. Tidak ada satu *dashb
📊 **Lanjutan:** Netflix — Evolusi dari BI Deskriptif ke Analitik Preskriptif
**Sumber:** Sharda et al. (2024); McKinsey (2023) Netflix tahun 2006 adalah perusahaan *DVD rental*. BI mereka di level deskriptif: laporan popularitas judul, demografi pelanggan, dan metrik operasional pengiriman DVD. Data ini cukup untuk menjalanka
---
## 🔧 Template A.9
### Desain Kerangka *Dashboard* BI
```
```
==============================================
Template A.9 — DESAIN KERANGKA DASHBOARD BI
==============================================
Nama Organisasi : ________________________________________
Departemen/Pengguna : ________________________________________
Tanggal Perancangan : ________________________________________
═══════════════════════════════════════════════════════════════
PERTANYAAN KEPUTUSAN
Dashboard ini menjawab pertanyaan : ________________________________________
Keputusan yang akan berubah : ________________________________________
Decision owner : ________________________________________
Frekuensi monitoring : [ ] Real-time [ ] Harian [ ] Mingguan [ ] Bulanan
KPI UTAMA (Maksimal 5)
1. ________________________________ Target: ________ Alert if: ________
2. ________________________________ Target: ________ Alert if: ________
3. ________________________________ Target: ________ Alert if: ________
4. ________________________________ Target: ________ Alert if: ________
```
---
## Rangkuman
1. BI bukan satu *software* — ia ekosistem: *data source* → ETL → *warehouse* → analitik → visualisasi → keputusan.
2. Empat tipe analitik (deskriptif, diagnostik, prediktif, preskriptif) membentuk spektrum kematangan.
3. *Dashboard* yang baik dimulai dari pertanyaan keputusan, bukan dari data yang tersedia.
4. Visualisasi data yang buruk — sumbu terpotong, grafik 3D, *pie chart* berlebihan — menyesatkan keputusan.
5. Korelasi bukan kausalitas — peringatan terpenting bagi manajer yang menggunakan BI.
---
<!-- _class: lead invert -->
## 🔥 Final Statement
> "Business Intelligence bukan tentang berapa banyak grafik yang Anda tampilkan di layar, tetapi tentang berapa banyak pertanyaan bisnis yang mampu Anda jawab sebelum pesaing Anda bertanya."
---
## Latihan & Refleksi
### 📝 Latihan 9.1 — Desain Kerangka *Dashboard* BI (Template A.9)
untuk merancang kerangka 1 *dashboard* untuk satu keputusan manajerial spesifik di organisasi yang Anda pilih.
### ➡️ Menuju Bab 10
_*Business Intelligence* dan analitik membangun kapabilitas manajer dalam membaca, memaknai, dan memprediksi data. Tetapi *insight* hanya bernilai jika ada sistem yang dirancang untuk memproduksinya. P_
---