sim-manajement-book/slides/marp/slide-bab-03.md
hb_alim 54f974f95f feat: generate Marp slides (Gaia theme) untuk semua 18 bab
- Script: scripts/generate-marp-slides.py
- Output: slides/marp/slide-bab-01.md ... slide-bab-18.md
- 14-15 slides per bab, struktur: Cover, Reader Outcome, Pemantik,
  Model Utama (Mermaid), Definisi Kunci, Konsep Inti (2 slides),
  Salah Kaprah, Studi Kasus, Template A.N, Rangkuman, Final Statement,
  Latihan + Menuju Bab
- Theme: Gaia invert, warna: gold headers, teal h2, sky blue h3
2026-04-25 13:19:47 +07:00

222 lines
7.7 KiB
Markdown
Raw Permalink Blame History

This file contains invisible Unicode characters

This file contains invisible Unicode characters that are indistinguishable to humans but may be processed differently by a computer. If you think that this is intentional, you can safely ignore this warning. Use the Escape button to reveal them.

This file contains Unicode characters that might be confused with other characters. If you think that this is intentional, you can safely ignore this warning. Use the Escape button to reveal them.

---
marp: true
theme: gaia
class: invert
paginate: true
header: "BAB 3 — Data dan Informasi sebagai Aset Organisasi"
footer: "Helmi Bahar Alim, S.Kom., M.Kom.  |  Universitas Putra Bangsa — Kebumen"
style: |
section {
font-family: 'Segoe UI', Helvetica, sans-serif;
font-size: 21px;
}
h1 { color: #ffd166; }
h2 {
color: #06d6a0;
border-bottom: 2px solid #06d6a060;
padding-bottom: 4px;
}
h3 { color: #8ecae6; }
blockquote {
border-left: 4px solid #ffd166;
background: #ffffff15;
padding: 0.5em 1em;
font-style: italic;
}
table { font-size: 18px; width: 100%; }
th { background: #06d6a040; }
code { background: #ffffff20; }
.lead h1 { font-size: 2em; color: #ffd166; }
.lead h2 { font-size: 1.3em; border: none; color: #e0e0e0; }
.bagian { font-size: 0.8em; color: #8ecae6; letter-spacing: 1px; }
.lead p { font-size: 0.9em; color: #c0c0c0; }
---
<!-- _class: lead invert -->
# BAB 3
## Data dan Informasi sebagai Aset Organisasi
<p class="bagian">II — Fondasi Berpikir Manajerial</p>
**Level:** Menengah
---
## Reader Outcome
> Pembaca mampu menjelaskan hirarki DIKW, mengevaluasi kualitas data organisasi, dan memahami prinsip data governance dari perspektif manajerial
| Info | Detail |
|------|--------|
| **Bagian** | II — Fondasi Berpikir Manajerial |
| **Level** | Menengah |
| **Sub-topik** | 6 konsep inti |
---
<!-- _class: invert -->
## Pertanyaan Pemantik
Pada Bab 2, Anda menggunakan Template A.2 (Audit Keselarasan SI-Strategi) untuk menilai apakah investasi SI sebuah organisasi benar-benar selaras dengan tujuan bisnisnya.
---
_Apa yang membedakan data, informasi, pengetahuan, dan kebijaksanaan — dan mengapa kualitas data menentukan kualitas setiap keputusan yang diambil manajer?_
---
## Model Utama — Gambar 3.1
```mermaid
graph TD
D[" Data<br/>(fakta mentah, angka, teks)"]
I["Informasi<br/>(data + konteks + struktur)"]
K[" Pengetahuan<br/>(informasi + pengalaman)"]
W[" Kebijaksanaan<br/>(keputusan yang bijak)"]
D -->|"+Konteks"| I
I -->|"+Pengalaman"| K
K -->|"+Penilaian"| W
D -.->|"Risiko"| BAD[" Garbage In,<br/>Garbage Out"]
I -.->|"Risiko"| BIAS["Bias<br/>Interpretasi"]
K -.->|"Risiko"| STALE[" Knowledge<br/>Decay"]
style D fill:#8c4a1a,color:#ffffff
style I fill:#8c4a1a,color:#ffffff
style K fill:#8c4a1a,color:#ffffff
style W fill:#8c4a1a,color:#ffffff
style BAD fill:#5c1a1a,color:#ffffff
style BIAS fill:#5c1a1a,color:#ffffff
style STALE fill:#5c1a1a,color:#ffffff
```
**Piramida DIKW: empat level transformasi dari data mentah menuju kebijaksanaan, masing-masing dengan risiko yang menyertainya.**
---
## Definisi Kunci
**Kualitas Data**
Tingkat di mana data memenuhi empat dimensi utama: akurasi (seberapa benar), kelengkapan (seberapa lengkap), konsistensi (tidak saling kontradiksi ant
> _*Garbage in, garbage out* — keputusan manajerial hanya sebaik kualitas data yang mendasarinya. Manajer yang tidak mengevaluasi kualitas data berisiko mengambil _
**Tata Kelola Data**
Kerangka kebijakan, proses, dan tanggung jawab untuk mengelola data sebagai aset organisasi secara konsisten dan akuntabel (DAMA International, 2023).
> _*Data governance* menentukan siapa yang bertanggung jawab atas data apa, siapa yang boleh mengaksesnya, dan bagaimana kualitasnya dijaga. Tanpa *governance*, da_
**Dark Data**
Data yang dikumpulkan dan disimpan organisasi tetapi tidak pernah dianalisis atau digunakan untuk pengambilan keputusan — biasanya mencakup 6073% dar
> _*Dark data* bukan hanya pemborosan penyimpanan — ia adalah risiko ganda: mengandung informasi sensitif yang tidak terproteksi, dan merepresentasikan *opportunit_
---
## Konsep Inti — Bagian 1
- **1.** Data vs Informasi vs Pengetahuan: Bukan Sekadar Perbedaan Semantik
- **2.** Dimensi Kualitas Data: Empat Tanda Vital
- **3.** Data sebagai Aset: Implikasi Manajerial
---
## Konsep Inti — Bagian 2
- **4.** *Data Governance*: Siapa Bertanggung Jawab atas Data?
- **5.** *Data Lifecycle*: Dari Pengumpulan hingga Pemusnahan
- **6.** Tantangan: *Data Silos*, *Dark Data*, dan Data yang "Terlalu Banyak"
---
## ⚠️ Salah Kaprah
> ⚠️ _"Lebih banyak data = lebih baik keputusannya"_
↳ Kualitas data selalu lebih penting dari kuantitas.
> ⚠️ _"Data yang ada di sistem pasti sudah akurat"_
↳ Validasi kualitas data sebelum mendasarkan keputusan padanya.
> ⚠️ _"*Data governance* itu urusan IT dan legal, bukan manajer"_
↳ Manajer harus menjadi *data owner* aktif di areanya — menetapkan standar kualitas data, memastikan data digunakan sesuai aturan, dan berpartisipasi dalam *gover
> ⚠️ _"*Big data* hanya relevan untuk perusahaan teknologi"_
↳ Pertanyaan yang tepat bukan "apakah kami cukup besar untuk *big data*?" melainkan "apakah kami sudah mengoptimalkan data yang sudah kami miliki?" Seringkali, *i
---
## Studi Kasus
📊 **Dasar:** Satu Data Indonesia — Konsolidasi Data Skala Nasional
**Sumber:** Bappenas (2023); Republik Indonesia (2022) Data pemerintah Indonesia tersebar di 34 kementerian, 100+ lembaga, dan 514 pemerintah daerah. Masing-masing menggunakan format, definisi, dan standar kualitas yang berbeda. Data kemiskinan dari
📊 **Lanjutan:** Data sebagai Aset di Neraca Strategis
**Sumber:** KPMG International (2023); Grover et al. (2022) Mayoritas perusahaan Fortune 500 memperlakukan data sebagai *by-product* operasi — dikumpulkan karena sistem menghasilkannya, disimpan karena penyimpanan murah, tetapi tidak dikelola sebagai
---
## 🔧 Template A.3
### Audit Kualitas Data Organisasi
```
```
======================================
Template A.3 — AUDIT KUALITAS DATA ORGANISASI
======================================
Nama Organisasi : ________________________________________
Dataset yang Diaudit : ________________________________________
Sumber Data : ________________________________________
Tanggal Audit : ________________________________________
Auditor : ________________________________________
═══════════════════════════════════════════════════════════════
DIMENSI 1: AKURASI
Jumlah record total : ________
Jumlah record dengan error : ________
Akurasi rate : _____%
Contoh error yang ditemukan : ________________________________________
Penyebab utama inakurasi : ________________________________________
DIMENSI 2: KELENGKAPAN
Jumlah field wajib : ________
```
---
## Rangkuman
1. Data, informasi, pengetahuan, dan kebijaksanaan bukan sinonim — setiap level membutuhkan transformasi yang berbeda dan menghasilkan nilai yang berbeda.
2. Kualitas data diukur melalui empat dimensi: akurasi, kelengkapan, konsistensi, dan ketepatan waktu.
3. Data adalah aset strategis, bukan *by-product*.
4. *Data governance* bukan urusan IT — ia adalah kerangka tanggung jawab bisnis.
5. Sebanyak 6073% data organisasi adalah *dark data* — dikumpulkan tetapi tidak pernah digunakan.
---
<!-- _class: lead invert -->
## 🔥 Final Statement
> "Data bukan tentang seberapa banyak yang Anda kumpulkan, tetapi tentang seberapa tepat Anda bisa mempercayainya saat keputusan kritis harus diambil."
---
## Latihan & Refleksi
### 📝 Latihan 3.1 — Audit Kualitas Data (Template A.3)
untuk mengaudit satu *dataset* nyata dari organisasi yang Anda kenal — bisa dari *spreadsheet* penjualan, database pelanggan, data karyawan, atau sumber lain yang dapat Anda akses.
### ➡️ Menuju Bab 4
_Data berkualitas tinggi baru bermakna jika kita tahu masalah apa yang ingin dijawab. Memiliki *dataset* yang lengkap, akurat, dan konsisten tidak cukup jika pertanyaan yang diajukan kepada data itu se_
---