riset-teknologi-informasi/book/back-matter/glosarium.md
hb_alim e1a89375cc feat: complete book project — Riset Teknologi Informasi
Content:
- 16 chapters (book/) across 4 Bagian
- 32 diagram assets (assets/diagrams/)
- Front/back matter (halaman judul, daftar isi/gambar/tabel, pustaka, glosarium, indeks, lampiran, tentang penulis)
- 16 worksheets, 16 templates
- Discussion modules (docs/)
- BLUEPRINT, BOOK-SPEC, MASTER-ANCHOR, REFERENCES, PROJECT-TRACKER
2026-03-31 08:32:55 +07:00

8.9 KiB

Glosarium

Dikompilasi dari section "Definisi Kunci" setiap bab. Disusun alfabet berdasarkan istilah Indonesia.


A

Accuracy Data (Data Accuracy)
Nilai data yang direkam mencerminkan nilai sebenarnya dari fenomena yang diukur. (Bab 11)
Anticipatory Defense (Pertahanan Antisipatif)
Proses mengidentifikasi pertanyaan potensial sebelum presentasi dan menyiapkan jawaban berbasis bukti. (Bab 16)
Artifact (Artefak)
Objek yang dirancang dan dibangun secara sengaja untuk menguji hipotesis riset — bukan produk akhir, melainkan instrumen eksperimen. (Bab 6)

B

Baseline
Metode, algoritma, atau pendekatan pembanding yang diambil dari literatur sebagai acuan performa. (Bab 3)

C

Claim-Evidence-Reasoning (CER)
Framework argumentasi ilmiah: klaim didukung bukti data, dihubungkan oleh penalaran logis. (Bab 16)
Completeness Data (Kelengkapan Data)
Semua data yang direncanakan dalam execution plan tersedia — tidak ada run yang hilang atau variabel yang kosong tanpa penjelasan. (Bab 11)
Consistency Data (Konsistensi Data)
Keseragaman format, skala, dan representasi di seluruh dataset. (Bab 11)
Construct Validity (Validitas Konstruk)
Sejauh mana variabel yang diukur benar-benar merepresentasikan konsep yang dimaksud oleh peneliti. (Bab 5, 7)
Conclusion Validity (Validitas Kesimpulan)
Sejauh mana kesimpulan statistik yang ditarik dari data benar-benar didukung oleh bukti numerik. (Bab 7)
Contribution Statement (Pernyataan Kontribusi)
Deskripsi eksplisit tentang apa yang akan diketahui setelah riset selesai — gap mana yang diisi dan bagaimana. (Bab 4)

D

Data Cleaning (Pembersihan Data)
Proses menangani missing values, duplikasi, dan format error dalam dataset mentah. (Bab 13)
Data Log (Catatan Data)
Catatan terstruktur dari setiap run eksperimen yang mencatat parameter, waktu, dan hasil. (Bab 10)
Data Transformation (Transformasi Data)
Proses mengubah representasi data — termasuk encoding kategorikal, agregasi, dan feature engineering. (Bab 13)
Defense (Pertahanan Ilmiah)
Proses mempertahankan keputusan riset melalui sesi tanya-jawab menggunakan bukti dan argumentasi logis. (Bab 16)
Dependency (Dependensi)
Komponen eksternal (library, framework, model pre-trained) yang dibutuhkan kode untuk berjalan. (Bab 9)

E

Environment Specification (Spesifikasi Lingkungan)
Deskripsi lengkap hardware, software, dan dependency yang diperlukan untuk mereproduksi eksperimen. (Bab 9)
Etika Penelitian (Research Ethics)
Prinsip kejujuran, objektivitas, keterbukaan, dan akuntabilitas dalam seluruh proses riset. (Bab 1)
Execution Plan (Rencana Eksekusi)
Rencana konkret bagaimana eksperimen akan dijalankan — urutan skenario, jumlah run, parameter, dan prosedur. (Bab 10)
External Validity (Validitas Eksternal)
Sejauh mana temuan eksperimen bisa digeneralisasi ke konteks, populasi, atau kondisi lain. (Bab 7)

F

Failure Analysis (Analisis Kegagalan)
Proses sistematis menginvestigasi mengapa hipotesis ditolak atau hasil tidak sesuai harapan — mengidentifikasi boundary conditions dan penyebab. (Bab 14)

H

Hypothesis (Hipotesis)
Prediksi spesifik tentang hubungan antar-variabel yang bisa diuji secara empiris, dirumuskan dalam pasangan H₀ (null) dan H₁ (alternatif). (Bab 4)

I

IMRAD
Struktur standar paper ilmiah: Introduction, Method, Results, and Discussion. (Bab 15)
Internal Validity (Validitas Internal)
Sejauh mana hubungan kausal yang diobservasi benar-benar berasal dari manipulasi variabel independen, bukan faktor lain. (Bab 7)
Interpretation (Interpretasi)
Proses menghubungkan hasil analisis statistik dengan research question, konteks literatur, dan implikasi praktis. (Bab 14)

K

Kausalitas (Causality)
Hubungan sebab-akibat yang memerlukan tiga syarat: kovariansi, temporal precedence, dan eliminasi alternatif. (Bab 7)
Konsistensi Internal (Internal Consistency)
Keselarasan antar-bagian paper — istilah, variabel, RQ, dan temuan harus konsisten dari awal hingga akhir. (Bab 15)

L

Limitation (Batasan)
Pengakuan eksplisit tentang batasan generalizability dan validitas riset — mencakup internal, external, construct, dan statistical. (Bab 14)
Literature Review (Tinjauan Pustaka)
Proses sistematis mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis studi-studi yang relevan untuk memposisikan riset. (Bab 3)
Logical Flow (Alir Logis)
Koherensi argumen antar-kalimat, antar-paragraf, antar-bagian, dan antar-bab dalam tulisan ilmiah. (Bab 15)

M

Masalah Riset (Research Problem)
Celah atau kontradiksi dalam pengetahuan yang memerlukan investigasi empiris. (Bab 2)
Metrik (Metric)
Satuan pengukuran kuantitatif yang diturunkan dari operasionalisasi variabel. (Bab 5)
Minimal Distortion (Distorsi Minimal)
Prinsip preprocessing: ubah data sesedikit mungkin — hanya lakukan transformasi yang diperlukan untuk analisis. (Bab 13)
Multiple Run (Pengulangan)
Menjalankan setiap skenario eksperimen lebih dari satu kali (dengan seed berbeda) untuk menangkap variabilitas. (Bab 10)

N

Normalization (Normalisasi)
Proses menyeragamkan skala variabel agar comparable — misalnya min-max scaling atau z-score standardization. (Bab 13)

O

Observasi Awal (Preliminary Observation)
Pola yang terlihat dari visualisasi data sebelum dikonfirmasi oleh uji statistik formal. (Bab 12)
Operasionalisasi (Operationalization)
Transformasi konsep abstrak menjadi variabel terukur yang bisa diobservasi dan dikuantifikasi. (Bab 5)

P

Paradigma Penelitian (Research Paradigm)
Kerangka filosofis (ontologi dan epistemologi) yang mendasari cara peneliti memandang realitas dan pengetahuan. (Bab 1)
Precision (Ketepatan)
Penggunaan istilah yang tepat dan tanpa ambiguitas dalam tulisan ilmiah. (Bab 15)
Problem Statement (Pernyataan Masalah)
Formulasi tertulis masalah riset yang mencakup konteks, gap, dan signifikansi. (Bab 2)

R

Repeatability (Keterulangan)
Kemampuan mendapatkan hasil yang sama ketika eksperimen diulang oleh peneliti yang sama dalam environment yang sama. (Bab 9)
Reproducibility (Reprodusibilitas)
Kemampuan mendapatkan hasil yang sama ketika eksperimen diulang oleh orang lain dalam environment yang berbeda. (Bab 9)
Research Gap (Celah Penelitian)
Celah dalam pengetahuan ilmiah yang belum dijawab oleh studi yang ada — bisa berupa performance, method, data, atau context gap. (Bab 3)
Research Mindset (Pola Pikir Riset)
Pola pikir yang menuntut bukti empiris dan mengevaluasi setiap klaim secara kritis. (Bab 1)
Research Position (Posisi Penelitian)
Pernyataan eksplisit tentang perbedaan riset dari studi-studi sebelumnya. (Bab 3)
Research Question (RQ) (Pertanyaan Riset)
Pertanyaan spesifik dengan variabel dan metrik eksplisit yang menjadi fokus investigasi eksperimental. (Bab 4)
Run Traceability (Ketertelusuran Run)
Kemampuan menghubungkan setiap data point ke run spesifik yang menghasilkannya. (Bab 10)

S

Scientific Presentation (Presentasi Ilmiah)
Penyampaian riset secara lisan menggunakan slide dengan prinsip "1 slide = 1 pesan." (Bab 16)
Skala Pengukuran (Measurement Scale)
Empat level pengukuran — nominal, ordinal, interval, ratio — yang menentukan operasi statistik yang valid. (Bab 5)
Statistical Analysis (Analisis Statistik)
Proses pengujian hipotesis menggunakan uji statistik, effect size, dan confidence interval. (Bab 14)
Structured Presentation (Penyajian Terstruktur)
Penyajian data eksperimen dalam bentuk tabel yang terorganisasi dengan format konsisten. (Bab 12)
System Context (Konteks Sistem)
Deskripsi lingkungan sistem meliputi input, process, output, outcome, constraints, dan stakeholders. (Bab 2)

T

Topik Riset (Research Topic)
Area bidang umum yang menjadi starting point sebelum dipertajam menjadi masalah riset. (Bab 2)
Traceability (Ketertelusuran)
Hubungan yang bisa ditelusuri antara RQ, variabel, komponen sistem, dan output. (Bab 6)

V

Validitas (Validity)
Sejauh mana hubungan antara variabel mencerminkan realitas — bukan artefak dari desain yang cacat. (Bab 1)
Validitas Logis (Logical Validity)
Data konsisten dengan desain eksperimen — variabel dependen berada dalam range yang masuk akal. (Bab 11)
Variable Isolation (Isolasi Variabel)
Prinsip "ubah satu, kontrol sisanya" — hanya variabel independen yang berubah antar-kondisi. (Bab 6)
Visualization (Visualisasi)
Representasi grafis data untuk mengungkap pola dan tren yang sulit terlihat dari tabel numerik. (Bab 12)
Visualization Bias (Bias Visualisasi)
Distorsi persepsi yang disebabkan oleh desain grafik — truncated axis, cherry-picked data, missing error bar. (Bab 12)

Total: 60 istilah dari 16 bab