riset-teknologi-informasi/book/back-matter/lampiran-worksheet.md
hb_alim e1a89375cc feat: complete book project — Riset Teknologi Informasi
Content:
- 16 chapters (book/) across 4 Bagian
- 32 diagram assets (assets/diagrams/)
- Front/back matter (halaman judul, daftar isi/gambar/tabel, pustaka, glosarium, indeks, lampiran, tentang penulis)
- 16 worksheets, 16 templates
- Discussion modules (docs/)
- BLUEPRINT, BOOK-SPEC, MASTER-ANCHOR, REFERENCES, PROJECT-TRACKER
2026-03-31 08:32:55 +07:00

16 KiB
Raw Blame History

Lampiran B — Worksheet

Worksheet untuk latihan hands-on dari setiap bab. Setiap worksheet mengacu ke section "Latihan & Refleksi" di bab masing-masing.


Daftar Worksheet

# Nama Worksheet Dari Bab Jumlah Latihan
B.1 Distorsi & Paradigma Bab 1 3 latihan + 1 refleksi
B.2 Problem Statement Bab 2 2 refleksi + 2 praktis
B.3 Literature Mapping & Gap Bab 3 3 latihan + 1 refleksi
B.4 RQ & Hypothesis Bab 4 3 latihan + 1 refleksi
B.5 Variabel & Metrik Bab 5 3 latihan + 1 refleksi
B.6 System-Experiment Mapping Bab 6 3 latihan + 1 refleksi
B.7 Experimental Design & Validity Bab 7 3 latihan + 1 refleksi
B.8 Proposal Integration Bab 8 3 latihan + 1 refleksi
B.9 Implementation & Reproducibility Bab 9 3 latihan + 1 refleksi
B.10 Execution & Data Collection Bab 10 3 latihan + 1 refleksi
B.11 Data Validation Bab 11 3 latihan + 1 refleksi
B.12 Result Presentation Bab 12 3 latihan + 1 refleksi
B.13 Preprocessing Bab 13 3 latihan + 1 refleksi
B.14 Analysis & Interpretation Bab 14 3 latihan + 1 refleksi
B.15 Scientific Writing Bab 15 3 latihan + 1 refleksi
B.16 Presentation & Defense Bab 16 3 latihan + 1 refleksi

Cara penggunaan: Setiap worksheet terdiri dari 3 latihan progresif (dari dasar ke advanced) dan 1 pertanyaan refleksi. Latihan dirancang untuk dikerjakan berurutan — output latihan sebelumnya menjadi input latihan berikutnya. Untuk instruksi lengkap, rujuk ke section "Latihan & Refleksi" di bab masing-masing.


B.1 — Distorsi & Paradigma (Bab 1)

Latihan 1 — Identifikasi Distorsi Pilih satu paper riset di bidang TI yang mengklaim "metode X meningkatkan performa." Telusuri setiap tahap Research Trust Model (Reality → Data → Processing → Analysis → Inference → Knowledge). Di tahap mana potensi distorsi paling besar? Identifikasi minimal 2 distorsi spesifik.

Latihan 2 — Analisis Kasus Etika Sebuah peneliti menemukan bahwa jika 3 data point outlier dihapus, hasil eksperimennya menjadi signifikan. Dengan outlier, hasilnya tidak signifikan. Apa yang seharusnya dilakukan? Analisis dari perspektif: (a) kejujuran ilmiah, (b) transparansi, (c) peer review.

Latihan 3 — Posisi Paradigma Anda Tentukan paradigma riset yang paling sesuai dengan topik Anda: positivis, interpretivis, atau design science. Jelaskan: (a) mengapa paradigma tersebut sesuai, (b) bagaimana paradigma tersebut memengaruhi jenis data yang Anda kumpulkan, dan (c) apa limitasi paradigma tersebut.

Refleksi: "Sebelum membaca bab ini, apakah saya pernah mempertanyakan klaim '95% akurat'? Setelah memahami rantai distorsi, pertanyaan apa yang sekarang akan saya ajukan?"


B.2 — Problem Statement (Bab 2)

Refleksi 1: Tuliskan topik riset Anda dalam satu kalimat. Sekarang bedakan: apakah itu masalah riset atau solusi yang disamarkan sebagai masalah? Jika itu solusi, mundur satu langkah — apa masalah yang mendasari?

Refleksi 2: Identifikasi system context dari masalah Anda: input, process, output, outcome, constraints, stakeholders. Field mana yang paling sulit diisi? Mengapa?

Praktis 1: Gunakan Problem Statement Builder (Template A.2) untuk merumuskan masalah riset Anda. Jalankan melalui Problem Formation Model: Reality → Symptom → Diagnosed Problem → Researchable Problem → Measurable Variable.

Praktis 2: Evaluasi problem statement Anda menggunakan Problem Quality Model (5 kriteria: clarity, measurability, relevance, testability, impact). Minta satu rekan mengevaluasi secara independen — bandingkan skor.


B.3 — Literature Mapping & Gap (Bab 3)

Latihan 1 — Concept-Centric Literature Table Pilih satu topik riset TI. Cari 10 paper dari IEEE Xplore atau Google Scholar (20202025). Buatlah tabel literature mapping (Study, Method, Dataset, Result, Limitasi) — bukan ringkasan per paper. Identifikasi pola: metode apa yang dominan? Limitasi apa yang berulang?

Latihan 2 — Gap Identification Dari tabel di Latihan 1, identifikasi minimal dua jenis gap (dari empat jenis: performance, method, data, context). Tuliskan gap statement yang spesifik dan berikan justifikasi mengapa gap tersebut penting.

Latihan 3 — Baseline Selection Challenge Untuk gap yang diidentifikasi, pilih 3 baseline yang fair. Jelaskan untuk setiap baseline: (a) mengapa relevan, (b) mengapa representatif, dan (c) dari paper mana diambil. Evaluasi apakah baseline cukup kuat — atau apakah Anda melakukan "straw man comparison."

Refleksi: "Sebelum membaca bab ini, bagaimana cara saya membaca paper? Apakah saya merangkum atau menganalisis? Apa yang akan saya ubah?"


B.4 — RQ & Hypothesis (Bab 4)

Latihan 1 — Dari Gap ke RQ Ambil gap statement dari Latihan 2 Worksheet B.3. Transformasikan menjadi research question yang memenuhi lima kriteria: variabel spesifik, metrik jelas, baseline ada, konteks disebutkan, dan memerlukan eksperimen. Tentukan jenis RQ-nya.

Latihan 2 — Contribution Statement Untuk RQ dari Latihan 1, tulis contribution statement: (a) apa yang akan diketahui, (b) jenis contribution, dan (c) gap spesifik mana yang diisi.

Latihan 3 — Hypothesis Pair Formulasikan pasangan H₀ dan H₁ dari RQ di Latihan 1. Tentukan threshold dan justifikasinya. Pastikan hipotesis bisa gagal — jika tidak bisa gagal, reformulasi.

Refleksi: "Apakah research question saya bisa dijawab dengan 'tergantung'? Jika ya, bagaimana saya membuatnya lebih spesifik?"


B.5 — Variabel & Metrik (Bab 5)

Latihan 1 — Operasionalisasi Lengkap Dari RQ di Worksheet B.4, identifikasi semua variabel (IV, DV, CV). Untuk setiap variabel, lakukan operasionalisasi lengkap: konsep → variabel → metrik → skala → satuan → cara mengukur.

Latihan 2 — Construct Validity Check Untuk setiap metrik dari Latihan 1, evaluasi: apakah metrik tersebut benar-benar mengukur konsep yang dimaksud? Identifikasi minimal satu threat terhadap construct validity dan usulkan mitigasi.

Latihan 3 — Metric Conflict Jika ada dua DV yang berpotensi trade-off (misal accuracy vs speed), tentukan: (a) metrik mana yang primer, (b) metrik mana yang sekunder, dan (c) bagaimana menangani konflik saat satu metrik lebih baik tapi yang lain lebih buruk.

Refleksi: "Jika seseorang mempertanyakan 'apa buktinya bahwa metrik Anda mengukur apa yang Anda klaim?' — bisakah saya menjawab?"


B.6 — System-Experiment Mapping (Bab 6)

Latihan 1 — Mapping RQ ke Arsitektur Ambil RQ dari Worksheet B.4 dan variabel dari Worksheet B.5. Petakan setiap variabel ke komponen sistem. Gambarkan diagram arsitektur yang menunjukkan mapping ini.

Latihan 2 — Evaluasi 4 Prinsip Evaluasi arsitektur dari Latihan 1 terhadap 4 prinsip: traceability, variable isolation, measurement integration, reproducibility. Beri skor 13 per prinsip dan identifikasi yang perlu diperbaiki.

Latihan 3 — Sekenario "Bagaimana Jika" Untuk sistem dari Latihan 1, jawab: (a) Jika dataset berubah, komponen mana yang harus dimodifikasi? (b) Jika metrik ditambah satu, apa yang berubah? (c) Jika baseline baru ditambahkan, apakah arsitektur mendukung tanpa redesign?

Refleksi: "Apakah sistem yang saya bangun adalah produk yang kebetulan diujikan, atau instrumen yang sengaja dirancang untuk menguji hipotesis?"


B.7 — Experimental Design & Validity (Bab 7)

Latihan 1 — Identifikasi Ancaman Validitas Pilih satu paper riset eksperimental. Identifikasi ancaman validitas untuk keempat jenis (internal, external, construct, conclusion). Untuk setiap ancaman, usulkan langkah mitigasi spesifik.

Latihan 2 — Desain Perbandingan yang Fair Ambil RQ dari Worksheet B.4. Rancang comparison study dengan minimal dua kondisi. Isi Template A.7 secara lengkap. Pastikan fairness checklist terpenuhi seluruhnya.

Latihan 3 — Kausalitas vs Korelasi Dari desain di Latihan 2, evaluasi: apakah desain Anda bisa mendukung klaim kausal? Periksa tiga syarat kausalitas: kovariansi, temporal precedence, eliminasi alternatif. Jika ada yang lemah, perbaiki desain.

Refleksi: "Jika reviewer bertanya 'bagaimana Anda tahu ini bukan kebetulan?' — apakah desain eksperimen saya memberikan jawaban yang meyakinkan?"


B.8 — Proposal Integration (Bab 8)

Latihan 1 — Integration Map Ambil output Worksheet B.2B.7 (problem statement, gap, RQ, hipotesis, metrik, arsitektur, desain eksperimen). Susun ke dalam satu dokumen proposal menggunakan Template A.8. Periksa setiap koneksi di peta integrasi.

Latihan 2 — Self-Assessment Evaluasi proposal dari Latihan 1 menggunakan rubrik (koherensi, specificity, feasibility, rigor). Beri skor per kriteria dan identifikasi dua kriteria dengan skor terendah. Buat rencana perbaikan.

Latihan 3 — Peer Review Tukar proposal dengan rekan. Gunakan integration checklist (Template A.8) untuk mengevaluasi. Tandai setiap item yang belum terpenuhi dan berikan rekomendasi.

Refleksi: "Jika proposal saya dievaluasi bukan dari panjangnya, melainkan dari koherensi koneksi antar-bagian — apakah ia akan lulus?"


B.9 — Implementation & Reproducibility (Bab 9)

Latihan 1 — Environment Audit Dari sistem yang dirancang di Worksheet B.6, dokumentasikan setup lengkap menggunakan Template A.9. Pastikan setiap dependency memiliki versi spesifik.

Latihan 2 — Reproducibility Test Minta satu rekan mereproduksi setup dari dokumentasi Latihan 1 — tanpa penjelasan lisan. Catat: apa yang berhasil, apa yang gagal, berapa lama setup. Perbaiki dokumentasi berdasarkan feedback.

Latihan 3 — Configuration Versioning Buat repository (Git) untuk kode eksperimen. Pastikan: (a) konfigurasi terpisah dari kode, (b) setiap eksperimen bisa dijalankan ulang dari commit tertentu, (c) README berisi instruksi reproduksi minimal.

Refleksi: "Jika laptop saya hilang besok, bisakah saya merekonstruksi seluruh eksperimen dari dokumentasi yang ada?"


B.10 — Execution & Data Collection (Bab 10)

Latihan 1 — Execution Plan Lengkap Dari desain eksperimen di Worksheet B.7, buat execution plan (Template A.10): semua skenario, jumlah run per skenario (minimal 5), seed untuk setiap run, parameter, dan format output.

Latihan 2 — Pilot Run & Anomaly Jalankan 1 pilot run untuk skenario utama. Verifikasi: (a) output sesuai format, (b) data point lengkap, (c) waktu eksekusi masuk akal. Catat anomali yang ditemukan.

Latihan 3 — Data Integrity Check Setelah pilot run, periksa: apakah setiap data point bisa ditelusuri ke run yang menghasilkannya? Apakah file output lengkap? Buat laporan singkat data integrity.

Refleksi: "Jika saya mengklaim '30 run per skenario' — bisakah saya menunjukkan 30 file output yang masing-masing bisa ditelusuri ke run spesifik?"


B.11 — Data Validation (Bab 11)

Latihan 1 — Completeness Check Dari execution plan di Worksheet B.10, simulasikan bahwa 2 run hilang (timeout). Buatlah laporan completeness check: berapa data point diharapkan, berapa yang ada, mana yang hilang, dan apa penanganannya.

Latihan 2 — Anomaly Investigation Diberikan dataset simulasi di mana satu skenario menunjukkan outlier (performa 10x lebih baik dari rata-rata). Investigasi: apakah ini bug, cache effect, atau genuine result? Dokumentasikan langkah investigasi dan keputusan.

Latihan 3 — Full Validation Report Gabungkan Template A.11 dengan hasil Latihan 1 dan 2. Tulis data validation report lengkap yang mencakup: completeness, consistency, range check, dan keputusan final (data siap analisis / perlu cleaning / perlu re-run).

Refleksi: "Jika reviewer meminta raw data dan log eksperimen — apakah saya bisa menyediakannya dalam 10 menit?"


B.12 — Result Presentation (Bab 12)

Latihan 1 — Tabel Hasil Dari data eksperimen (atau data simulasi), buat tabel hasil: setiap baris satu skenario, kolom berisi metrik (mean ± std), jumlah run, ranked. Pastikan tabel self-contained.

Latihan 2 — Visualisasi Multi-Metrik Sajikan data dari Latihan 1 menggunakan minimal 2 jenis grafik berbeda. Untuk setiap grafik, nyatakan: pesan utamanya, mengapa jenis grafik dipilih, dan observasi awal.

Latihan 3 — Bias Detection Review visualisasi dari Latihan 2. Identifikasi apakah ada visualization bias: truncated axis, missing error bar, cherry-picked data. Perbaiki jika ditemukan.

Refleksi: "Jika grafik saya dilihat tanpa caption — apakah pesannya tetap jelas? Jika tidak, grafik perlu diperbaiki."


B.13 — Preprocessing (Bab 13)

Latihan 1 — Missing Value Strategy Diberikan dataset simulasi dengan 5% missing values. Terapkan tiga strategi (listwise deletion, mean imputation, flag & report). Bandingkan: apakah rata-rata berubah? Apakah kesimpulan perbandingan berubah?

Latihan 2 — Preprocessing Pipeline Buat script preprocessing lengkap (bahasa bebas) untuk dataset eksperimen. Script harus mencakup: cleaning, encoding (jika perlu), normalisasi (jika perlu). Dokumentasikan setiap langkah sebagai komentar.

Latihan 3 — Leakage Detection Review pipeline dari Latihan 2. Identifikasi apakah ada potensi data leakage. Jika ada, perbaiki. Jika tidak, jelaskan mengapa tidak.

Refleksi: "Jika saya menghapus satu baris data — bisakah saya menjelaskan mengapa, dan apakah orang lain akan setuju?"


B.14 — Analysis & Interpretation (Bab 14)

Latihan 1 — From Data to Decision Dari data yang sudah di-preprocess (Worksheet B.13), hitung: statistik deskriptif, lakukan uji hipotesis yang sesuai, hitung effect size, dan interpretasi confidence interval. Isi Template A.14.

Latihan 2 — Beyond p-Value Untuk hasil dari Latihan 1: (a) apa artinya secara praktis (bukan hanya statistik)? (b) Apakah perbedaannya cukup besar untuk bermakna di lapangan? (c) Bagaimana dibandingkan dengan temuan serupa di literatur?

Latihan 3 — Failure Analysis Jika hipotesis ditolak, investigasi: (a) apakah ada boundary condition? (b) Apakah kegagalan mengungkap insight baru? Jika hipotesis diterima, identifikasi: (a) limitation apa yang mengurangi kekuatan klaim? (b) Apa yang tidak bisa disimpulkan?

Refleksi: "p < 0.05 artinya apa secara konkret? Jika efeknya sangat kecil meski signifikan — apakah masih berarti?"


B.15 — Scientific Writing (Bab 15)

Latihan 1 — IMRAD Outline Dari hasil riset (Worksheet B.1B.14), buat outline paper IMRAD lengkap: setiap section dengan 35 bullet point konten utama. Tentukan target kata per section.

Latihan 2 — Consistency Matrix Buat matriks konsistensi: setiap baris = RQ, kolom = Introduction / Method / Results / Discussion / Conclusion. Isi setiap sel dengan apa yang dikatakan tentang RQ tersebut di section itu. Periksa apakah konsisten.

Latihan 3 — Paragraph-Level Flow Pilih satu section (Discussion). Tulis 3 paragraf pertama. Untuk setiap paragraf, tandai: kalimat topik, bukti pendukung, transisi ke paragraf berikutnya. Evaluasi: apakah flow-nya logis?

Refleksi: "Jika saya membaca paper saya sebagai reviewer yang skeptis — di mana saya akan berhenti dan berkata 'ini tidak convincing'?"


B.16 — Presentation & Defense (Bab 16)

Latihan 1 — Slide Deck Susun slide deck 1012 slide konten dari paper Anda. Prinsip: 1 slide = 1 pesan, visual > text, build progression. Isi Template A.16.

Latihan 2 — Anticipatory Defense Untuk setiap kategori pertanyaan (problem, gap, method, results, generalization), formulasikan 1 pertanyaan potensial dan siapkan jawaban berbasis data. Gunakan framework CER: Claim-Evidence-Reasoning.

Latihan 3 — Presentasi & Feedback Presentasikan slide deck dari Latihan 1 di depan rekan (atau rekam diri sendiri). Minta feedback pada: timing, kejelasan narasi, dan slide yang membingungkan. Perbaiki berdasarkan feedback.

Refleksi: "Bisakah saya menjelaskan inti riset saya dalam 2 menit tanpa slide — dan tetap meyakinkan?"