# WS-08: Proposal Integration (UTS) > **Bab 8 — Proposal & Checkpoint** --- ## Ringkasan Materi ### Proposal = Satu Argumen Utuh Proposal riset bukan kumpulan bab yang independen. Ia adalah **satu argumen** yang mengalir dari masalah ke rencana solusi. Jika satu koneksi putus, seluruh proposal kehilangan koherensi. ### Integration Map — 6 Koneksi Kritis ``` Problem (Bab 2) → Gap (Bab 3) → RQ & H (Bab 4) → Metrik (Bab 5) → Sistem (Bab 6) → Eksperimen (Bab 7) ``` | Koneksi | Pertanyaan Verifikasi | |---------|----------------------| | Problem → Gap | Apakah gap muncul dari analisis literatur terhadap masalah? | | Gap → RQ | Apakah RQ langsung menjawab gap yang teridentifikasi? | | RQ → Metrik | Apakah setiap variabel di RQ punya metrik terdefinisi? | | Metrik → Sistem | Apakah setiap metrik bisa diukur oleh komponen sistem? | | Sistem → Eksperimen | Apakah desain eksperimen menggunakan sistem sebagai instrumen? | ### Koherensi Vertikal + Horizontal - **Vertikal** — Alur logis atas-ke-bawah (problem → experiment) - **Horizontal** — Konsistensi terminologi (nama variabel di RQ = di hipotesis = di metrik = di desain) ### Jebakan Kognitif | Jebakan | Deskripsi | |---------|----------| | "Selling" Introduction | Menulis promosi, bukan menyajikan data dan gap | | Copy-paste Methodology | Menyalin deskripsi tekstbook tanpa menyesuaikan ke RQ | | Optimistic Timeline | Meremehkan waktu implementasi; selalu tambah buffer 30-50% | | No Possibility of Failure | Mengimplikasikan hasil pasti sukses — proposal jujur mengakui H₀ mungkin tidak ditolak | ### Struktur Proposal 1. **Pendahuluan** — Latar belakang + problem statement (Bab 1-2) 2. **Tinjauan Pustaka** — Literature review + gap + baseline (Bab 3) 3. **RQ / Kontribusi / Hipotesis** — (Bab 4) 4. **Metodologi** — Metrik + sistem + desain eksperimen (Bab 5-7) 5. **Timeline & Output** ### Istilah Penting - **Integration Map** — Diagram 6 koneksi kritis antar komponen proposal - **Vertical Coherence** — Alur logis atas-ke-bawah - **Horizontal Coherence** — Konsistensi terminologi di semua bagian - **Checkpoint** — Titik self-assessment sebelum transisi dari desain ke eksekusi --- ## Template A.8 — Integration Checklist ``` PROPOSAL INTEGRATION CHECKLIST Koneksi Vertikal (Flow Atas-Bawah): [ ] Problem → Gap: masalah terdokumentasi di literatur [ ] Gap → RQ: pertanyaan menjawab gap spesifik [ ] RQ → Hypothesis: hipotesis memprediksi jawaban [ ] Hypothesis → Metric: metrik mengukur variabel dalam hipotesis [ ] Metric → System: komponen sistem menghasilkan/mengukur metrik [ ] System → Experiment: desain eksperimen menggunakan sistem Koneksi Horizontal (Konsistensi): [ ] Istilah sama di semua bagian [ ] Variabel di RQ = variabel di hipotesis = metrik di desain [ ] Scope tidak berubah dari masalah ke eksperimen Rubrik Self-Assessment: | Kriteria | 1 (Lemah) | 2 (Cukup) | 3 (Baik) | Skor | |----------|-----------|-----------|----------|------| | Koherensi | | | | | | Specificity | | | | | | Feasibility | | | | | | Rigor | | | | | ``` --- ## Latihan 1 — Kompilasi Proposal Mini Kumpulkan hasil dari WS-02 sampai WS-07 menjadi satu ringkasan proposal. | Komponen | Sumber | Isi (1-2 kalimat) | |----------|--------|-------------------| | Problem Statement | WS-02 | *Contoh: Sistem rekomendasi memiliki akurasi tinggi (RMSE 0.87) tetapi satisfaction score rendah (45/100). Gap antara metrik teknis dan kepuasan pengguna belum diteliti.* | | Gap | WS-03 | *Contoh: Tidak ada studi yang mengintegrasikan collaborative filtering dengan user-context signals untuk meningkatkan satisfaction.* | | RQ | WS-04 | *Contoh: Apakah penambahan context-aware signals pada collaborative filtering meningkatkan satisfaction score tanpa menurunkan RMSE?* | | Hipotesis | WS-04 | *Contoh: H₁: Sistem CF+context menghasilkan satisfaction ≥ 70/100 dengan RMSE ≤ 0.90 dibanding baseline CF murni.* | | Variabel & Metrik | WS-05 | *Contoh: IV = jenis sistem (CF vs CF+context); DV = satisfaction score (skala 0-100) + RMSE (regresi).* | | Sistem | WS-06 | | | Desain Eksperimen | WS-07 | | --- ## Latihan 2 — Integration Checklist Verifikasi 6 koneksi kritis. Isi dengan merujuk tabel di Latihan 1. | Koneksi | Status | Bukti | |---------|--------|-------| | Problem → Gap | *Contoh: ✅ — gap muncul dari 15 paper Bab 3 yang tidak ada yang mengkombinasikan CF + context untuk satisfaction* | | | Gap → RQ | *Contoh: ✅ — RQ langsung menanyakan apakah CF+context meningkatkan satisfaction* | | | RQ → Hypothesis | *Contoh: ✅ — H₁ memprediksi satisfaction ≥ 70 dengan threshold RMSE ≤ 0.90* | | | Hypothesis → Metric | | | | Metric → System | | | | System → Experiment | | | **Koneksi mana yang paling lemah?** _______________________ **Bagaimana cara memperkuatnya?** > ___________________________________________________ **Konsistensi horizontal — apakah istilah dan scope konsisten?** [ ] Ya / [ ] Tidak > Jika tidak, di bagian mana terjadi inkonsistensi? _________ --- ## Latihan 3 — Rubrik Self-Assessment Evaluasi proposal mini menggunakan rubrik. | Kriteria | Skor (1-3) | Justifikasi | |----------|-----------|-------------| | Koherensi | *Contoh: 2 — koneksi gap→RQ masih lemah karena gap belum cukup narrow* | | | Specificity | *Contoh: 3 — metrik (satisfaction 0-100, RMSE) sudah terdefinisi numerik* | | | Feasibility | | | | Rigor | | | **Skor total:** _____ / 12 **Apakah proposal siap untuk fase eksekusi?** [ ] Ya / [ ] Belum > Jika belum, apa yang perlu diperbaiki? __________________ --- ## Refleksi > Dari seluruh proses WS-01 sampai WS-08, bagian mana yang paling mudah dan paling sulit? Mengapa? Apa yang akan dilakukan berbeda jika mengulang dari awal? **Bagian termudah:** ____________________________________ **Bagian tersulit:** ____________________________________ **Yang akan dilakukan berbeda:** > ___________________________________________________ > ___________________________________________________