---
marp: true
paginate: true
class: bagian-iv
header: 'RTI — Riset Teknologi Informasi | Universitas Putra Bangsa Kebumen'
footer: 'Helmi Bahar Alim, S.Kom., M.Kom. | 2026'
---
# Bab 15 — Scientific Writing
## Menyusun Argumen Ilmiah yang Koheren
*Pertemuan 15 (M15) | Sub-CPMK 4.4 | CPMK04 | CPL07*
Fase: **Analyzing & Communicating** (M12–M16) · Bagian IV
**Universitas Putra Bangsa** | Fak. Sains & Teknologi · Prodi Teknik Informatika
---
## Agenda Pertemuan 15
1. Penulisan ilmiah = menyusun argumen, bukan dokumentasi
2. Scientific Argument Flow
3. Struktur IMRAD dan ekstensinya
4. Logical flow: Why → What → How → Result → So What
5. Konsistensi antar bagian laporan
6. Writing quality: clarity, precision, conciseness, consistency
7. Cognitive Traps & Studi Kasus
8. Output Praktis: Laporan Ilmiah Lengkap (IMRAD)
---
## Capaian Pembelajaran
Setelah pertemuan ini, mahasiswa mampu:
- Menjelaskan bahwa penulisan ilmiah adalah **konstruksi argumen**, bukan dokumentasi
- Menyusun laporan penelitian menggunakan **struktur IMRAD** yang lengkap
- Memastikan **logical flow** yang konsisten dari masalah ke kesimpulan
- Memeriksa **konsistensi** antar bagian laporan (problem ↔ RQ ↔ method ↔ result ↔ conclusion)
- Menerapkan **4 standar kualitas penulisan** ilmiah (clarity, precision, conciseness, consistency)
> Sub-CPMK 4.4 → Menyusun laporan ilmiah yang koheren (CPL07)
---
## Scientific Argument Flow
*Arsitektur logis sebuah laporan ilmiah*
**Problem** ↓ Gap (penelitian sebelumnya belum menjawabnya) ↓ Research Question ↓ Method (dengan kontrol yang tepat) ↓ Result (temuan empiris) ↓ Analysis (statistik + uji hipotesis) ↓ Conclusion (jawaban RQ + implikasi) ↓ **Contribution**
---
## Penulisan Ilmiah ≠ Dokumentasi
*Perbedaan yang mengubah cara kita menulis*
| Aspek | Dokumentasi | Penulisan Ilmiah |
|-------|------------|-----------------|
| **Tujuan** | Mencatat apa yang sudah dilakukan | Meyakinkan pembaca tentang validitas klaim |
| **Struktur** | Kronologis (saya melakukan X, lalu Y) | Argumentatif (ada masalah, inilah solusi, inilah buktinya) |
| **Pembaca** | Diri sendiri / tim teknis | Komunitas penelitian yang skeptis |
| **Standar** | Selesai jika semua langkah tercatat | Selesai jika argumen terbukti dan dapat diverifikasi |
> Kalau kamu menulis "Saya melakukan preprocessing menggunakan Python" → itu dokumentasi.
> Kalau kamu menulis "Normalisasi Min-Max diterapkan karena distribusi data sangat skewed (skewness=4.3), konsisten dengan rekomendasi Garcia et al. (2015)" → itu penulisan ilmiah.
---
## Struktur IMRAD + Extension
*Standar internasional laporan penelitian*
| Bagian | Pertanyaan | Isi Utama |
|--------|-----------|-----------|
| **Introduction** | *Why?* | Masalah, gap literatur, RQ, hipotesis, kontribusi |
| **Method** | *How?* | Desain eksperimen, setting, metrik, prosedur |
| **Results** | *What did we find?* | Tabel, grafik, statistik deskriptif — tanpa interpretasi |
| **Analysis & Discussion** | *What does it mean?* | Interpretasi, failure analysis, limitation |
| **Conclusion** | *So what?* | Jawaban RQ, kontribusi, saran penelitian lanjutan |
| **References** | | Harvard/IEEE/APA style, konsisten |
| **Appendix** | | Log eksperimen lengkap, kode, data tambahan |
---
## Logical Flow — Dari Why ke So What
*Menu: semua harus terhubung satu sama lain*
```
WHY (Introduction):
"Klasifikasi teks multi-kelas pada teks informal bahasa Indonesia
masih memiliki F1 di bawah 85% karena belum ada penelitian yang
mengintegrasikan attention mechanism untuk konteks ini."
WHAT (Research Question + Hypothesis):
"Apakah attention mechanism meningkatkan F1 pada klasifikasi teks
informal bahasa Indonesia? H1: Ya, secara signifikan."
HOW (Method):
"Eksperimen terkontrol dengan 3 skenario, 10 run masing-masing,
BiLSTM baseline vs +Attention vs +Ensemble."
RESULT (Results):
"Attention: 87.0 ± 1.1%, Baseline: 82.1 ± 1.5%, p=0.004."
SO WHAT (Conclusion):
"Attention mechanism secara signifikan meningkatkan F1 pada domain ini.
Kontribusi: baseline baru + konfirmasi efektivitas attention pada
klasifikasi teks bahasa Indonesia informal."
```
---
## Konsistensi Antar Bagian
*Cek silang yang wajib dilakukan sebelum submit*
```
Cek Konsistensi Internal Laporan:
□ Problem di Introduction ←→ sesuai dengan RQ?
□ RQ ←→ sesuai dengan Hipotesis?
□ Hipotesis ←→ metrik utama yang diukur?
□ Metrik yang diukur ←→ dibahas di Results?
□ Results ←→ dikaitkan ke Hipotesis di Discussion?
□ Discussion ←→ menjawab RQ di Conclusion?
□ Contribution di Conclusion ←→ konsisten dengan Gap di Introduction?
Inkonsistensi yang paling sering terjadi:
- RQ berbunyi "perbandingan" tapi Discussion tidak membandingkan
- Hipotesis menyebut metrik A, tapi hasil menekankan metrik B
- Conclusion mengklaim generalisasi yang lebih luas dari yang diuji
```
---
## Writing Quality — Empat Standar
### 1. Clarity — Pembaca mengerti tanpa perlu membaca ulang
```
"Sistem yang diimplementasikan menunjukkan hasil yang cukup baik."
"Sistem mencapai F1-micro 87.0%, melampaui baseline sebesar 4.9 pp."
```
### 2. Precision — Klaim spesifik, bukan ambigu
```
"Metode X lebih cepat dari baseline."
"Metode X mengurangi inference time sebesar 23% (312ms vs 405ms)."
```
### 3. Conciseness — Katakan dengan sedikit kata tanpa kehilangan makna
```
"Pada bagian ini kami akan menjelaskan tentang..."
"Bagian ini menjelaskan..."
```
### 4. Consistency — Sama persis dalam terminologi di seluruh dokumen
```
Bab 1: "klasifikasi sentimen" → Bab 3: "analisis sentimen" → Bab 5: "opinion mining"
Pilih satu istilah, gunakan konsisten dari halaman 1 sampai akhir.
```
---
# Cognitive Traps
## Bab 15 — Scientific Writing
---
## Cognitive Traps — Bab 15
**"Saya tulis sesuai urutan kronologis pelaksanaan"**
Pembaca tidak peduli dengan urutan kronologis. Mereka peduli dengan argumen ilmiah. IMRAD bukan kronologi — Introduction ditulis terakhir setelah kita tahu apa yang kita temukan.
**"Results dan Discussion bisa digabung karena lebih efisien"**
Penggabungan boleh, tapi harus tetap jelas mana yang *fakta dari data* dan mana yang *interpretasi peneliti*. Mencampurnya tanpa penanda = membuat pembaca bingung apakah klaim tersebut empiris atau spekulatif.
**"Tujuan: agar laporan terlihat panjang dan komprehensif"**
Panjang bukan tujuan. Argumen yang kuat, terstruktur, dan dapat diverifikasi adalah tujuan. Laporan yang panjang tapi tidak koheren lebih lemah dari laporan pendek yang argumentatif.
**"Conclusion adalah ringkasan dari seluruh bab"**
Conclusion bukan ringkasan — ini adalah jawaban eksplisit terhadap RQ yang diajukan di Introduction. Harus ada kalimat yang secara langsung menjawab "Apakah X?" yang ditanyakan di awal.
---
## Studi Kasus 1 — Inkonsistensi RQ–Conclusion (Basic)
**RQ di Introduction:**
> "Apakah attention mechanism meningkatkan F1 pada klasifikasi teks bahasa Indonesia?"
**Conclusion yang ditulis:**
> "Sistem yang dikembangkan berhasil mengklasifikasikan teks dengan akurasi yang baik dan dapat diimplementasikan dalam sistem nyata."
**Masalah:**
1. RQ menanyakan "attention vs non-attention" → Conclusion tidak menjawab ini
2. RQ menanyakan "F1" → Conclusion menyebut "akurasi yang baik" (metrik berbeda!)
3. Conclusion mengklaim "sistem nyata" → ini tidak diuji dalam eksperimen
**Conclusion yang benar:**
> "Attention mechanism secara signifikan meningkatkan F1-micro sebesar 4.9 pp (82.1% → 87.0%, p=0.004, d=1.02) pada klasifikasi teks informal bahasa Indonesia. H1 diterima. Penemuan ini mengkonfirmasi efektivitas attention pada konteks bahasa Indonesia dan menetapkan baseline baru untuk penelitian lanjutan."
---
## Studi Kasus 2 — From Documentation to Argument (Advanced)
**Versi dokumentasi:**
> "Pada preprocessing, kami melakukan normalisasi data menggunakan Min-Max. Kemudian kami membagi dataset menjadi training dan testing. Setelah itu kami melatih model BiLSTM. Hasilnya menunjukkan F1 sebesar 87%."
**Versi argumentatif:**
> "Untuk mengontrol pengaruh perbedaan skala terhadap konvergensi model, normalisasi Min-Max diterapkan pada seluruh fitur numerik (García et al., 2015). Pembagian dataset 80:20 (stratified) memastikan representasi kelas yang proporsional di setiap split. Model BiLSTM dengan attention dilatih menggunakan konfigurasi yang ditetapkan dalam desain eksperimen (Bab 3).
>
> Skenario +Attention mencapai F1-micro 87.0 ± 1.1%, secara signifikan melampaui baseline BiLSTM tanpa attention (82.1 ± 1.5%), t(18)=3.24, p=0.004."
---
## Checklist Akhir Sebelum Submit
```
LAPORAN FINAL — QUALITY GATE
□ IMRAD structure lengkap (termasuk appendix dengan raw data)
□ RQ → Hipotesis → Metrik → Result → Conclusion: rantai konsisten
□ Semua klaim empiris dilengkapi angka dan uji statistik
□ Semua skenario dilaporkan (bukan hanya yang terbaik)
□ Failure analysis ada (jika hipotesis ditolak atau hasil tidak terduga)
□ Limitation section ada dan proporsional
□ Kutipan konsisten: semua yang disebut di teks ada di daftar pustaka
□ Format referensi konsisten (pilih satu: APA/IEEE/Harvard)
□ Terminologi konsisten dari bab 1 sampai akhir
□ Tidak ada klaim generalisasi yang melampaui scope eksperimen
```
---
## Ringkasan Pertemuan 15
| Konsep | Inti |
|--------|------|
| Scientific Argument Flow | Problem → Gap → RQ → Method → Result → Analysis → Conclusion → Contribution |
| Writing vs Documentation | Dokumentasi = kronologi, Ilmiah = argumen |
| IMRAD | Introduction–Method–Results–Analysis/Discussion–Conclusion |
| Logical Flow | Why → What → How → Result → So What |
| Konsistensi | Problem ↔ RQ ↔ Method ↔ Result ↔ Conclusion |
| Writing Quality | Clarity + Precision + Conciseness + Consistency |
---
## Final Statement & Output Praktis
"Penulisan ilmiah bukan tentang melaporkan apa yang kamu lakukan — ini tentang membangun kasus yang meyakinkan bahwa apa yang kamu temukan dapat dipercaya dan bermakna bagi komunitas penelitian."
### Output Praktis M15
Kumpulkan:
1. **Laporan ilmiah lengkap** (format IMRAD, minimal 30 halaman)
2. **Cek konsistensi silang** (checklist diisi dan dilampirkan)
3. **Daftar pustaka** (minimal 15 referensi, format konsisten)
---
## Referensi Utama — Bab 15
- Day, R. A., & Gastel, B. (2011). *How to write and publish a scientific paper* (7th ed.). Greenwood.
- Swales, J. M., & Feak, C. B. (2012). *Academic writing for graduate students: Essential tasks and skills* (3rd ed.). University of Michigan Press.
- Hofmann, A. H. (2013). *Scientific writing and communication: Papers, proposals, and presentations*. Oxford University Press.
- Bem, D. J. (2004). Writing the empirical journal article. In J. M. Darley, M. P. Zanna, & H. L. Roediger III (Eds.), *The compleat academic: A practical guide for the beginning social scientist* (pp. 185–219). APA.